Nilai Semangat Keanggotaan Credit Union
Semangat anggota identik dengan perilaku anggota.
Semangat ini harus dijaga dan dilaksanakan oleh semua anggota agar Credit Union
tetap hidup dan berkembang. Inilah Semangat keanggotaan Credit Union:
1. Menolong
diri sendiri, menjadi anggota Credit
Union bertujuan untuk ”Menolong diri sendiri”. Salah satu bentuk menolong diri
sendiri adalah menabung secara rutin. Nantinya uang tabungan anggota yang terkumpul akan di pinjamkan
kembali kepada anggota yang menabung termasuk anggota lain yang membutuhkan.
Bagi yang meminjam nantinya harus mengembalikan pinjamannya dengan penuh
tanggung jawab.
2. Bertanggung
jawab kepada diri sendiri,
menjadi orang yang bertanggung jawab artinya bertindak dan terlibat atas keputusan diri sendiri. Anggota yang bertanggung jawab adalah mereka yang menabung dengan kesadaran
sendiri. Anggota yang meminjam harus mengembalikan pinjamannya atas kesadaran
sendiri. Berani meminjam berarti ”mampu
dan mau mengembalikan” secara sadar dan bertanggung jawab.
3. Demokrasi, menjunjung
tinggi nilai-nilai ”Demokrasi” artinya berkaitan dengan hak suara. Satu anggota
satu suara. Anggota yang memiliki Hak Suara
dalam Rapat Anggota adalah anggota yang
sudah melunasi semua kewajiban baik simpanan maupun pinjaman sampai dengan tiga
bulan sebelum bulan diadakannya Rapat Anggota
(sesuai ketentuan ART ps. 9)
4.
Kesetaraan,
para anggota Credit Union diperlakukan sama. Setiap anggota wajib mengikuti
DIKSAR (pendidikan dasar) dan wajib mengikuti semua kebijakan yang telah
ditetapkan. Tidak ada pembedaan kaya atau
miskin, laki-laki atau
perempuan, Semua sama termasuk pengurus Credit Union.
5.
Swadaya,
mengandung arti; dari anggota, oleh
anggota dan untuk anggota. Karena bersifat
mandiri dan berdaulat. Credit
Union tidak menerima penyertaan modal dari luar. Untuk itu Credit Union harus memiliki cara untuk menciptakan modal dari anggota. Simpanan atau modal
yang terkumpul dari anggota diupayakan beredar kembali kepada anggota antara 70-80%. Karena itu pertumbuhan Credit Union juga tergantung pada pertumbuhan jumlah anggotanya.
6.
Setiakawan (solidaritas), anggota Credit Union memiliki ikatan pemersatu (commond-bond)
para anggotanya. Mereka saling kenal,
saling berbagi pengalaman dan saling membantu memecahkan
masalah bersama. ”Anda susah saya bantu, saya susah anda bantu”
begitulah ungkapan yang dekat pada
anggota. Salah satu produk solidaritas yang
ada di Credit Union adalah Santunan Duka (untuk ahli waris anggota yang meninggal dunia). Dananya
dikumpulkan dari kesepakatan iuran
anggota setiap tahun. Bila ada anggota yang meninggal, maka ahli warisnya akan
mendapatkan Santunan duka. umumnya nilai santunan 10X lipat dari iuran yang dibayar anggota.
7.
Keadilan, Nilai-nilai
keadilan secara konsisten diterapkan di Credit Union. Bagi
anggota yang menyetor diawal bulan akan menerima balas jasa simpanan yang lebih besar dibanding dengan anggota yang menyetor diakhir bulan.
Kepada yang memberi pasti akan menerima.
Nilai nilai semangat keanggotaan diatas harus dijunjung tinggi oleh semua anggota. Sejatinya pengurus dan staff
pengelola harus memiliki semangat keteladanan dan memberikan contoh kepada
seluruh anggota.
Jika Pengurus tidak memberikan teladan dan tidak memberikan contoh maka tahap awal akan diikuti oleh staff pengelola
dan bergulir ke anggota.
Kesalahan memilih
pengurus yang tidak memiliki Nilai semangat
keanggotaan akan berdampak sistemik pada perkembangan Credit Union.
Bahkan dapat menjadi kehancuran Credit Union itu sendiri.
Setiap Anggota yang ingin menjadi Pengurus sejatinya harus memilki semangat keanggotaan untuk memberikan contoh keteladanan kepada staff pengelola dan seluruh anggota lainnya.
