Anggaran Belanja Keluarga Credit Union
Saat berbicara tentang pengeluaran uang. “Uang kok mengalir seperti air” adalah ungkapan yang mungkin sering kita mendengar dalam sebuah keluarga. Memang benar, pengeluaran dalam keluarga ibarat sebuah keran air. Bila dibuka lebar semua air akan tumpah dan kita kebasahan. Jika keran air di tutup atau dikecilkan kita akan kekeringan dan kehausan. Untuk itu kita mengatur kapan dibuka lebar dan kapan diperkecil kerannya agar kita tidak akan kebasahan dan kekeringan.
Sama halnya dengan anggaran dalam keluarga, bila penghasilan tidak digunakan maka kita tidak dapat memenuhi kebutuhan keluarga. Tetapi jika digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, sama saja dengan membuang uang sembarangan. Padahal uang itu masih dibutuhkan untuk hal yang lebih penting lainnya.
Anggaran belanja keluarga diperlukan karena:
1. Kesulitan masalah keuangan dimasa lampau
2. Keluarga sebagai unit usaha yang berkesinambungan.
3. Kebutuhan perlindungan hari tua
4. Keinginan dan kebutuhan yang belum tercapai
Hal yang tidak dapat dipungkiri adalah tidak mudah mengatur keungan dalam keluarga. Banyak diantara masyarakat yang selalu mengeluh penghasilannya tidak cukup, selalu merasa kurang atas penghasilan yang sudah didapat. Namun jika direnungkan, masih makan tiga kali sehari, dapat membiayai anak sekolah, mengontrak rumah, dan masih banyak yang lain. Hampir semua kebutuhan dalam keluarga dapat dipenuhi. Tetapi yang belum terpenuhi adalah keinginan kita.
Disinilah pentingnya anggota perlu memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan merupakan dorongan logika, jika tidak terjadi akibatnya akan menjadi sesuatu hal. Misalnya kebutuhan uang dari seorang mahasiswa, bila tidak membayar atau telat membayar SPP maka ia tidak dapat mengikuti ujian akibatnya waktu kuliah menjadi lebih panjang. Keinginan merupakan dorongan emosi, jika tidak terjadi tidak ada dampak apapun dan tetap berjalan normal. Misalnya, ketika kita membeli handphone baru karena keinginan mengganti handphone lama karena bosan dengan modelnya.
Disini jelas perbedaannya bahwa:
- Kebutuhan memiliki sifat bila tidak dipenuhi maka kita tidak bisa melakukan sesuatu dan kita merasakan dampak yang berarti.
- Keinginan memiliki sifat bila tidak terpenuhi tidak ada pengaruhnya dengan kehidupan sehari-hari. Merupakan pilihan atas selera atas kepuasan semata.
Tujuan Anggaran Belanja Keluarga yang diberikan kepada anggota adalah untuk:
- Membebaskan keluarga dari hidup gali lobang tutup lobang.
- Membantu perencanaan hidup menjadi lebih baik
- Mendorong upaya menambah penghasilan
- Menciptakan tabungan untuk cadangan keluarga
Freddy Pieloor juga menyatakan bahwa “Biaya Hidup Dalam Skala Prioritas” dikategorikan seperti dibawah ini:
Kebutuhan
|
Rasio
|
Sosial
|
2,5-10%
|
Utang
|
<
30%
|
Asuransi
|
<
10%
|
Investasi (menabung)
|
10-20%
|
Sekolah
|
15%
|
Rumah tangga
|
<
60%
|
Rekreasi
|
<
10%
|
Hiburan
|
<
5%
|
Contoh Anggaran Belanja Keluarga yang dapat digunakan untuk latihan
